Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Resmi Berdiri di Riau

Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Resmi Berdiri di Riau



Berita Baru, Pekanbaru – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Eksekutif Daerah Riau bersama 9 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan jaringan lembaga lingkungan memfasilitasi kegiatan pembentukan dan deklarasi Badan Pengurus Provinsi (BPP) Asosiasi Pengelola Perhutanan Sosial Indonesia (AP2SI) Provinsi Riau.

Deklarasi itu dilaksanakan di Hotel Evo, Pekanbaru, Jumat (15/7/2022).

Manajer Akselerasi Perluasan Wiayah Kelola Rakyat Walhi Riau, Fandi Rahman mengatakan, terbentuknya AP2SI diharapkan memacu pengelola perhutanan sosial di Provinsi Riau untuk mengelola hutan dengan baik dan mendatangkan manfaat.

“AP2SI bisa berkontribusi mengurangi konflik lahan sekaligus mendukung aktifitas pengelolaan hutan yang berkelanjutan oleh masyarakat,” kata Fandi Rahman kepada Beritabaru, Jumat (15/7) malam.

AP2SI adalah wadah perkumpulan bagi organisasi masyarakat yang bergiat di hutan, terutama mereka yang mengelola hutan dalam program perhutanan sosial. Asosiasi ini lahir sebagai upaya untuk mengkonsolidasikan setiap titik penerima perhutanan sosial.

Upaya tersebut guna mendorong implementasi program perhutanan sosial dapat berjalan dengan baik, terutama mengarusutamakan prinsip hutan lestari dan petani sejahtera.

Diketahui setelah 5 tahun mendapatkan legalitas, 9 KPS sampai saat ini masih terkendala pengelolaan seperti, keterbatasan modal, alat produksi dan sarana prasarana hingga kapasitas KPS.

Oleh sebab itu kedepan ada tiga perencanaan yang akan dilakukan oleh AP2SI Provinsi Riau, yaitu mempercepat pengelolaan pasca izin Perhutanan Sosial keluar, memperkuat jaringan Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan penegakan hukum jika terjadi kerusakan lingkungan dan hutan khususnya pada wilayah yang telah berizin.

“Diharapkan AP2SI Provinsi Riau bisa menjalankan mandat serta menyelesaikan persoalan pengelolaan para anggota,” ujar Ketua BPP AP2SI Provinsi Riau, Kasino.

Kasino sendiri merupakan anggota KPS Nipah Sendanu, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Direktur Paradigma RI, Riko Kurniawan mengatakan, AP2SI Provinsi Riau diharapkan bisa menjawab tantangan dalam mendampingi para anggota KPS mengelola hutan dengan lestari serta memberikan nilai tambah.

“Adanya wadah AP2SI Provinsi Riau diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani hutan dan mendorong keberlanjutan hutan dan lingkungan hidup pada umumnya,” ujar Riko Kurniawan.

Dalam waktu dekat, AP2SI Provinsi Riau akan melakukan sinergi lintas sektoral dalam menjalankan program perhutanan sosial dengan pemerataan informasi dan penguatan sumber daya manusia untuk para anggota dalam mengelola hutan agar tetap letari serta meningkatkan kesejahteraan petani hutan di Provinsi Riau.